My Blog List

Sunday, May 9, 2010

Madu Tanjung H. Imrani, Oleh-oleh Khas Tabalong
Madu Oleh-oleh dari Tabalong
Adaro

Jika anda mengunjungi Kalimantan Selatan, jangan lupa mampir ke Kabupaten Tabalong untuk mendapatkan madu asli. Tapi jangan membeli sembarang madu. Madu milik Haji Imrani mungkin bisa menjadi oleh-oleh khas Tabalong yang bisa dibawa pulang. Madu Tanjung ini sudah dikenal sebagai madu kualitas terbaik oleh masyarakat Tabalong bahkan hingga ke Banjarmasin.

Kabupaten Tabalong memang merupakan salah satu sentra pemasaran madu yang cukup terkenal di provinsi Kalimantan Selatan. Namun kebanyakan madu yang dijual memiliki kadar air yang cukup tinggi sehingga kualitas dan keasliannya kurang terjaga.

Adalah Haji Imrani, salah seorang warga Tabalong yang menggantungkan hidupnya pada penjualan madu kemasan. Sekitar 10 tahun yang lalu, Haji Imrani menekuni usaha membeli madu dari para petani madu alam kemudian menjualnya kembali dalam bentuk kemasan.

Sejak awal, Haji Imrani selalu mencari madu yang berkualitas baik dari para petani madu alam karena madu yang seperti ini yang banyak dicari pelanggannya. Tak jarang ia mengurungkan niatnya untuk membeli madu jika kualitasnya tidak sesuai harapan. Ia sempat mengalami kesulitan dalam mencari madu alam yang bagus. Kebanyakan madu yang dijual padanya merupakan madu campuran. Namun setelah para petani mengetahui standar yang diinginkan, ia kini dikenal dikalangan petani sebagai pengumpul yang hanya menerima madu asli. Inilah yang membuat para petani madu kualitas baik, datang padanya, sehingga ia tak lagi kekurangan pasokan.

Proses pengolahan madu Tanjung milik H. Imrani cukup sederhana. Madu alam cukup diperas dan disaring, lalu dikemas secara sederhana dalam botol plastik. Walaupun demikian, permintaan madu tak pernah surut bahkan makin meningkat. Akibatnya Haji Imrani sering kewalahan memenuhi pesanan pelanggannya. Dalam sebulan, produksinya sebulan sekitar 300 liter madu. Sayang niat untuk untuk mengembangkan usahanya ini terhalang modal yang tipis.

Beruntung keberadaan dan potensi madu alam Haji Imrani terdengar Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) yang dibentuk tim CSR Adaro. LPB ini memang dibentuk untuk membina Usaha Mikro Kecil (UKM) yang potensial yang ada di wilayah operasional PT Adaro Indonesia. LPB melihat, madu dengan kualitas yang baik ini bisa dijadikan produk unggulan Kabupaten Tabalong.

Penilaian LPB tidak salah. Di Tabalong sebenarnya banyak terdapat penjual madu kemasan namun tidak banyak yang menjaga kualitas dan keasliannya. Sehingga setiap pengunjung Tabalong selalu membeli madu di Haji Imrani untuk dijadikan oleh-oleh.

LPB kemudian memberikan pembinaan pada UKM madu ini. Agar menjadi produk unggulan, LPB perlu membenahi beberapa hal, diantaranya memperbaiki tehnik pengolahan madu sampai dengan perbaikan label dan kemasan madunya Selain itu produk ini harus mendapatkan sertifikasi PRIT (Produk Industri Rumah Tangga) dan nomor registrasi produk pangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebagai bukti produknya aman untuk dikonsumsi. LPB mengikutsertakan H.Imrani ke dalam pelatihan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan sebagai salah satu syarat mendapatkan nomor regristasi tersebut.

Masalah pendanaan yang dihadapi H.Imrani sebelumnya kini telah diatasi melalui Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang dibentuk tim CSR Adaro. Dana yang diberikan berupa dana hibah dan pinjaman modal usaha. Dana ini antara lain untuk membeli peralatan yang berfungsi untuk mengurangi kadar air dalam madu. Saat ini, H. Imrani sedang dalam proses membuat kemasan madu yang menarik dan mendapatkan ijin dari BPOM. Selain itu, LPB juga akan membantu pengurusan ijin usaha. Sebuah toko tempat H.Imrani mendisplay madunyapun akan segera dibangun.

Kedepan diharapkan melalui UKM madu H.Imrani, citra Tabalong sebagai daerah pemasok madu asli yang terjaga kualitasnya.dapat ditingkatkan.

No comments:

Post a Comment

kenangan kak lang

kenangan kak lang