My Blog List

Sunday, May 9, 2010

Madu Tanjung H. Imrani, Oleh-oleh Khas Tabalong
Madu Oleh-oleh dari Tabalong
Adaro

Jika anda mengunjungi Kalimantan Selatan, jangan lupa mampir ke Kabupaten Tabalong untuk mendapatkan madu asli. Tapi jangan membeli sembarang madu. Madu milik Haji Imrani mungkin bisa menjadi oleh-oleh khas Tabalong yang bisa dibawa pulang. Madu Tanjung ini sudah dikenal sebagai madu kualitas terbaik oleh masyarakat Tabalong bahkan hingga ke Banjarmasin.

Kabupaten Tabalong memang merupakan salah satu sentra pemasaran madu yang cukup terkenal di provinsi Kalimantan Selatan. Namun kebanyakan madu yang dijual memiliki kadar air yang cukup tinggi sehingga kualitas dan keasliannya kurang terjaga.

Adalah Haji Imrani, salah seorang warga Tabalong yang menggantungkan hidupnya pada penjualan madu kemasan. Sekitar 10 tahun yang lalu, Haji Imrani menekuni usaha membeli madu dari para petani madu alam kemudian menjualnya kembali dalam bentuk kemasan.

Sejak awal, Haji Imrani selalu mencari madu yang berkualitas baik dari para petani madu alam karena madu yang seperti ini yang banyak dicari pelanggannya. Tak jarang ia mengurungkan niatnya untuk membeli madu jika kualitasnya tidak sesuai harapan. Ia sempat mengalami kesulitan dalam mencari madu alam yang bagus. Kebanyakan madu yang dijual padanya merupakan madu campuran. Namun setelah para petani mengetahui standar yang diinginkan, ia kini dikenal dikalangan petani sebagai pengumpul yang hanya menerima madu asli. Inilah yang membuat para petani madu kualitas baik, datang padanya, sehingga ia tak lagi kekurangan pasokan.

Proses pengolahan madu Tanjung milik H. Imrani cukup sederhana. Madu alam cukup diperas dan disaring, lalu dikemas secara sederhana dalam botol plastik. Walaupun demikian, permintaan madu tak pernah surut bahkan makin meningkat. Akibatnya Haji Imrani sering kewalahan memenuhi pesanan pelanggannya. Dalam sebulan, produksinya sebulan sekitar 300 liter madu. Sayang niat untuk untuk mengembangkan usahanya ini terhalang modal yang tipis.

Beruntung keberadaan dan potensi madu alam Haji Imrani terdengar Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) yang dibentuk tim CSR Adaro. LPB ini memang dibentuk untuk membina Usaha Mikro Kecil (UKM) yang potensial yang ada di wilayah operasional PT Adaro Indonesia. LPB melihat, madu dengan kualitas yang baik ini bisa dijadikan produk unggulan Kabupaten Tabalong.

Penilaian LPB tidak salah. Di Tabalong sebenarnya banyak terdapat penjual madu kemasan namun tidak banyak yang menjaga kualitas dan keasliannya. Sehingga setiap pengunjung Tabalong selalu membeli madu di Haji Imrani untuk dijadikan oleh-oleh.

LPB kemudian memberikan pembinaan pada UKM madu ini. Agar menjadi produk unggulan, LPB perlu membenahi beberapa hal, diantaranya memperbaiki tehnik pengolahan madu sampai dengan perbaikan label dan kemasan madunya Selain itu produk ini harus mendapatkan sertifikasi PRIT (Produk Industri Rumah Tangga) dan nomor registrasi produk pangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebagai bukti produknya aman untuk dikonsumsi. LPB mengikutsertakan H.Imrani ke dalam pelatihan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan sebagai salah satu syarat mendapatkan nomor regristasi tersebut.

Masalah pendanaan yang dihadapi H.Imrani sebelumnya kini telah diatasi melalui Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang dibentuk tim CSR Adaro. Dana yang diberikan berupa dana hibah dan pinjaman modal usaha. Dana ini antara lain untuk membeli peralatan yang berfungsi untuk mengurangi kadar air dalam madu. Saat ini, H. Imrani sedang dalam proses membuat kemasan madu yang menarik dan mendapatkan ijin dari BPOM. Selain itu, LPB juga akan membantu pengurusan ijin usaha. Sebuah toko tempat H.Imrani mendisplay madunyapun akan segera dibangun.

Kedepan diharapkan melalui UKM madu H.Imrani, citra Tabalong sebagai daerah pemasok madu asli yang terjaga kualitasnya.dapat ditingkatkan.
Menyuburkan Tanaman dengan Makanan Sisa
Pengolahan Pupuk Kompos dari Sisa Makanan
Adaro

Sampah menjadi masalah di mana-mana. Tanpa penanganan yang benar, sampah akan mengganggu kehidupan karena menjadi sarang penyakit dan baunya yang tak sedap. Namun siapa sangka, sampah sebenarnya banyak gunanya?

Berangkat dari pemikiran bagaimana memanfaatkan sampah organik menjadi sesuatu yang lebih berguna, tim enviro Adaro Tim Adaro bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Hokaido mengembangkan penelitian untuk mengolah sampah organik menjadi kompos. Penelitian ini diarahkan untuk menghasilkan kompos yang berkualitas dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pembuatan kompos.

Kegiatan yang dilakukan sejak awal tahun 2007 ini memanfaatkan sampah organik di lingkungan Adaro yang berasal dari sisa-sisa makanan dari kantin pegawai Adaro. Kantin Adaro yang terletak di dua lokasi yaitu di Dahai dan Wara 73, setiap harinya menyediakan makan untuk lebih dari 400 orang. Sampah organik dikumpulkan dari dua lokasi ini ditambah dengan sampah organik dari lokasi kontraktor Adaro.

Dari beberapa lokasi ini dapat terkumpul 150 - 200 kg sampah basah. Sampah-sampah itu kemudian dicampur bahan–bahan lain seperti dedak dan kotoran sapi yang berasal dari pertanian sapi Adaro. Setiap hari sampah ini diaduk sampai kompos terbentuk secara sempurna. Sampah ini kemudian dicincang serta ditumpuk dan dikumpulkan di bak inkubasi hingga mencapai 1 – 1,5 ton sampah basah. Untuk menambah unsur hara dan menstabilkan pH ditambahkan kapur pertanian.

Waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan kompos ini berkisar antara 3 – 4 minggu tergantung dari tingkat kejenuhan air dari bahan baku. Kompos yang dihasilkan biasanya berkurang setengah dari total bahan baku basah.

Jangan dikira kompos ini baunya menusuk hidung. Setelah diproses melalui beberapa tahap, kompos yang siap dipakai mempunyai warna dan bau seperti tanah. Saat ini, kompos telah dimanfaatkan untuk kegiatan nursery atau pembibitan PT Adaro Indonesia.

Program pengolahan sampah ini akan terus dikembangkan, dan rencana kedepan akan melibatkan para sub kontraktor Adaro dengan tujuan untuk memaksimalkan pengelolaan lingkungan, khususnya kegiatan reklamasi PT. Adaro Indonesia.

Ceramah Ust Kazim 1

Ust Kazim Elias - Part7 Jaga Isteri

Ust Kazim Elias - Part6 Jaga Isteri

Ust Kazim Elias - Part5 Jaga Isteri

Ust Kazim Elias - Part4 Jaga Isteri

Ust Kazim Elias - Part3 Jaga Isteri

ips Memilih Buah

1. Durian :

* yang durinya sudah melebar dan daging durinya sudah agak lunak.
* aromanya harum dan kulitnya tdk ada yg bolong
* kalau dipukul2 bunyinya buk ..buk...berat mantep (nggak garing kasong).
* lihat tangkainya (dipotong sedikit), kalau tengahnya kuning berarti bagus.
* jangan pilih yang bulat bagus, tapi yang bentuknya agak aneh, biasanya bagus.


2. Mangga :

* pilih mangga yg bonggolnya (ujung tangkainya)berwarnakuning/kekuningan.
* pilih yg harumnya manis sampe ke ujung buah.
* di pangkalnya harum dan lebar. Kulitnya mulus dan kencang, tidak mengkerut. Keseluruhan buah aromanya harum manis.
* pilih yg warna hijaunya agak tua buram dan bebintik hitam.

3. Jeruk :

* pilih yg warnanya kuning betul bukan kuning terang.
* pilih yg kulitnya tipis dan mengkilat.
* khususnya jeruk medan pilih yang berat, trus ada lekukannya dikit (kalau diraba dengan jempol ada deko' annya) cari yg dekoannya empuk.

4. Semangga/Melon utuh :

* semangka biasanya ditepuk-tepuk utk. mendengar 'kopong' enggaknya. Semakin kopong berarti kurang banyak airnya, kurang seger.
* melon, pilih yg wangi.
* perhatikan bagian patahan tangkainya, pilih yg buletan tangkainya kelihatan mekar.
* pilih melon yg guratan uratnya banyak dan tebal. Menurut Trubus ini tanda buah sudah mateng pas dipanen.
* pilih melon yg kerasa bijinya sudah pada lepas saat buah digoncang-2.


5. Alpukat :

* kocok2 alpukat, pilih yg berbunyi, tandanya tua.
* pilih yg kulitnya mulus.

6. Duku :

* kulitnya tipis dan lembut dan agak kehitaman artinya udah masak dan manis. Tapi, kalau warna coklat dan agak berair itu tandanya busuk.

7. Manggis :

* pilih yg kulitnya lembut bila dipencet/raba.
* warnanya ungu tua segar. Raba dulu seluruh permukaan, kalo ada yg keras itu artinya bagian tsb masih mentah atau busuk. Tangkainya utuh dan hijau segar. Manggis kecil malah lebih bagus ketimbang yg ukuran besar yg biasanya matangnya tidak merata.
* kalau ada wadah air, cemplungin manggis ke dalam air. Manggis yg terapung tandanya bagus. Ini katanya Trubus loh ya..
* lihat dibagian bawah buah, pilih yg bagian tsb sudah agak pada renggang.

8. Bedain salak pondoh dan bali:

* salak pondoh lebih kecil2 dan kulitnya kering garing serta mayoritas bentuknya kerucut.
* daging salak bali lebih tebel dan bijinya agak kecil, sdgkan salak pondoh sebaliknya.
* untuk dapetin yg agak manis, tekan bagian kepalanya itu, cari yg agak kempes (gak keras lagi) dan cari bentuk yg meruncing kepalanya.

9. Pepaya :

* untuk pepaya biasa (bukan pepaya bangkok), pilih yang bentuknya lurus/panjang. Jangan yang atasnya kecil bawahnya besar, atau sebaliknya.

10. Apel :

* apel yg crunchy (nggak gabus), kalo diketuk-ketuk (dislentik/dijentik maksudnya) dgn. kuku bunyinya nyaring. Berarti masih banyak airnya. Kalo suaranya 'bariton' berarti udah kurang crunchy lagi.

11. Sawo :

* pilih sawo yg empuk dan sudah berwarna coklat tua. Masalah bentuk dan besarnya gimana engga terlalu soal, yg penting perhatikan betul kulitnya harus mulus. Jangan pilih sawo yg ada luka/goresan/lubang sekecil apapun (meskipun ukurannya gede). Trus jangan dipilih kalo dikulitnya nempel bekas getah. Bisanya kulit yg cacat gini, daging dibawahnya akan keras/rusak.

12. Pisang :

* khususnya pisang ambon, pilih yang bentuk pisangnya bulat.
* bagian batangnya jangan yang udah kering banget, berarti itu pisang udah lama 'berpisah' dgn pohonnya.

Ust Kazim Elias - Part2 Jaga Isteri

Ust Kazim Elias - Part2 Jaga Isteri

Hadis : Rumahku syurgaku
Hadis :
Dari Jabir r.a katanya, Rasulullah SAW bersabda:"Apabila kamu telah menunaikan solat (wajib) di masjid, maka kerjakanlah pula solat (sunat) di rumah kerana dengan itu Allah akan menjadikan rumah itu bahagia." (al-Bukhari)

Huraian :
1. Rumahku syurgaku adalah rumahtangga yang mempunyai ciri-ciri keislaman yang sebenar boleh menyediakan persekitaran yang harmoni dan melahirkan kasih sayang, hormat menghormati serta pelaksanaan ibadah yang membawa kepada ketenangan dan ketenteraman.

2. Ada beberapa tempat, yang jika dilakukan ibadah di dalamnya, akan mendapat pahala dan keutamaan yang lebih besar berbanding dilakukan di tempat lain seperti solat di Masjidil Haram, setara dengan seratus ribu solat di tempat lain. Solat di Masjid Nabawi, setara dengan seribu solat di tempat lain dan solat di Masjid al-Aqsa, setara dengan lima ratus kali solat di tempat lain. Solat yang paling utama dilakukan di masjid itu adalah solat wajib. Sementara untuk solat sunat yang paling utama adalah jika dilakukan di rumah.

3. Waktu di rumah seharusnya diisi dengan perkara yang bermanfaat dan mendatangkan pahala kerana perhatian terhadap pembangunan rumah dan isi rumah merupakan perkara yang paling penting untuk membangun masyarakat muslim. Hal ini kerana sebuah masyarakat akan terbina daripada gabunagn isi rumah. Jika unsur dasarnya baik, maka akan kuatlah sesebuah masyarakat itu.

Ust Kazim Elias - Part1 Jaga Isteri

How2 : Make a Video Blog

Oleh: Abu Naqibah

Minggu lepas saya sempat tonton sebahagian dari sebuah filem yang disiarkan di channel Vision Four. Tajuknya Interstate 60. Pelakon utamanya saya tak kenal tapi pelakon tambahannya ramai yang top2.

Salah satu babak yang saya ingat sangat, ialah di awal cerita yang membabitkan pelakon terkenal, Micheal J.Fox. Dalam babak tu, Micheal kelihatan seperti seorang businessman yang sibuk.

Ketika itu dia sedang bercakap2 di handphonenya di dalam kereta. Di belakangnya ada seorang lelaki sedang mengayuh basikal sambil menghisap pipe. Tiba2 Micheal buka pintu keretanya dan akibatnya lelaki tersebut terlanggar pintu tersebut dan tergolek. Tengah tergocoh2 & sibuk mintak maaf tuh, handphone Micheal terlepas dari tangan. Sampai je ke atas jalan, datang satu trailer lenyek handphone. Apa lagi, menyumpah seranah la dia.

Yela... Sebagai businessman, tentu handphone tu alat penting untuknya. Dalam keadaan marah, terkeluar dari mulut Micheal (lebih kurang la...) "Saya harap ini tak pernah terjadi". Rupa2nya lelaki yang bawa basikal tadi ada kuasa magik. Dia mampu ulang balik masa dan mereka kembali ke satu keadaan di mana Micheal masih dalam kereta dan lelaki tadi masih menunggang basikalnya.

Bila tiba hampir ke kereta Micheal, dia berhenti. Tiba2 Micheal keluar dari kereta. Kali ni lelaki tadi tak melanggar pintunya seperti sebelum ini. Jadi Micheal terus rancak berbual hinggalah tiba2 datang trailer dan melanggar Micheal J. Fox. Lelaki tadi, yang berada di belakang kereta Micheal & memerhatikan segalanya, bekata "Some people just don't know what to wish for" (Sesetengah orang tak tahu apa yang patut diminta).

Apa kesudahan filem ini saya tak tahu sebab saya tak menontonnya hingga selesai. Tapi saya cukup tertarik dengan perkataan lelaki yang berbasikal tu. Sesetengah orang tak tahu apa yang patut mereka minta.

Bukankah hampir kita semua begitu? Dalam filem tadi, Micheal mengharapkan kemalangan tu (basikal langgar pintu keretanya) tak berlaku supaya handphonenya terselamat. Tapi tanpa kemalangan itu, dia pula yang maut.

Ini satu telefilem fiksyen. Rekaan semata. Tapi perkara ni sebenarnya berlaku dalam kehidupan harian kita. Seringkali kita meminta perkara yang macam2 seolah2 itulah yang terbaik untuk kita.

Persoalannya, tahukah kita apa yang terbaik untuk kita? Kalau kita dilahirkan miskin, kita sering berdoa untuk menjadi kaya. Hendak mengubah kehidupan, kita kata. Tapi kita pastikah kekayaan itu yang terbaik untuk kita?

Atau kita dilahirkan pendek, atau terlalu tinggi, atau hitam atau berpenyakit. Tentunya kita mengharap2kan keajaiban untuk menjadi manusia yang sempurna atau sekurang2nya 'just nice'. Mungkin juga kita terbabit dalam kemalangan yang mengorbankan orang yang tersayang. Pasti tercalit dalam hati keinginan untuk mengembalikan masa itu supaya kemalangan itu dapat dielakkan dan nyawa orang kesayangan kita juga selamat.Kan ?

Persoalannya, adakah apa yang kita perolehi sekarang ini bukan yang terbaik? Adakah Allah itu zalim atau pilih kasih dengan memberi sesetengah orang nikmat manakala setengah lagih azab? Bukankah Allah itu Maha Adil? Bukankah Allah itu Maha Mengetahui? Bukankah Allah itu Maha Bijaksana? Jika begitu, mengapakah ada sesetengah dari kita yang bernasib malangmanakala sesetengah yang lain bernasib baik sepanjang hidup mereka?

Sebenarnya, kita adalah apa yang kita minta (we are what we wish for). Kadangkala tatkala kita berdoa, kita sendiri kurang faham dengan apa yang kita minta. Adaorang berdoa minta selamat. Akan tetapi Allah berikan dia dari sihat jatuh sakit. Dari kaya jatuh miskin. Dari jelita jadi huduh.
Bagaimana itu? Itu hanyalah sebagai ujian kesabarannya. Seandainya imannya tetap kuat, insyaAllah dia akan selamat di akhirat kelak. Selamat juga, bukan? Adakah Allah menolak permintaannya? Tidak!

Bahkan Allah meletakkannya ke tempat yang lebih tinggi. Begitu juga dengan keadaan saya baru2 ini. Hidup dikelilingi hutang lapuk.

Pening kepala nak bayar. Interest makin meningkat. Ibu mana yang tak kasihan lihat anaknya susah hati? Satu hari tu ibu saya beritahu saya yang dia tiap2 hari berdoa minta saya dapat banyak duit. Dia simpati dengan saya katanya.

Saya katakan kepadanya. Kalau banyak duit, tiap2 bulan saya dapat, Alhamdulillah. Saya katakan padanya kalau mahu berdoa untuk saya, berdoalah semoga hutang lapuk saya selesai. Saya beritahunya ketika sebelum Zuhur. Zuhur tu juga dia telah tukar doanya dan Alhamdulillah, petang itu juga saya nampak jalan penyelesaiannya. Doa ibu itu berkat. Sekarang, Alhamdulillah ringan rasanya beban di kepala saya. Maha Suci Allah...

Apabila Allah menentukan sesuatu ke atas kita, percayalah itu adalah yang terbaik. Hanya mata kita yang diseliputi dengan nafsu yang tidak dapat melihat kebaikan yang ada pada sesuatu kejadian.
Mengapa sukar bagi kita untuk redha kepada kejadian Allah? 'Grass is always greener on the other side'. Kan ? Kita sentiasa melihat apa yang ada pada orang lain itu lebih baik dari apa yang kita miliki.

Sedang Nabi saw telah menasihatkan agar kita melihat orang yang dibawah. Jangan melihat orang lebih tinggi kerana itu akan membuat kita tidak bersyukur. Dan itulah masalahnya pada diri kita. Kita sentiasa mengejar peluang yang lebih baik. Sentiasa mahukan yang lebih banyak. Saya sendiri mengalami perkara ini. Dan saya percaya ramai yang turut mengalaminya. Siapa yang taknak gaji besar, kan ?

Masa saya grad, ekonomi negara benar2 sedang menjunam. Saya ke hulu ke hilir mencari kerja. Akhirnya saya bekerja sebagai operator di kilang metal stamping. Gaji RM400 sebulan. Tiada OT. Tolak itu, tolak ini, dapatlah RM350. Hm... Cukup? Dah tentu tidak. Ketika itu saya hanya memiliki sebuah motor Yamaha 110SS hadiah ayah sempena dia dapat EPF. Isi minyak dengan makan dah habis. Ketika itu saya fikir, dapat gaji RM750 pun jadilah.

Kemudian saya bekerja sebagai Lab Technician. Betul2 saya dapat RM750. Cukup? Tak juga. Masa tu saya mula terfikir. Dapat gaji RM1500 pun dah cukup. Allah tunaikan lagi. Bekerja pula di petrochemical plant. Sebagai trainee, dapat la RM1500 sebulan. Ya Allah... tak cukup juga. Sebab masa tu saya dah beli kereta Iswara. Saya fikir, dapat RM2500 cukup la. Tapi bila dapat banyak tu, saya tukar kereta pula. Kesimpulannya tak cukup juga!

Memang takkan cukup. Nafsu itu adalah benda yang paling besar! Sekarang, ketika kawan2 saya berlumba masuk syarikat lain yang offer gaji 2 - 3 kali ganda, saya tetap di sini. Kalau ada yang bertanya kenapa saya tak ikut mereka, senang saya katakan. Saya selesa di sini. Kalau solat saya panjang, bos tak pernah marah. Sedang rakan2 saya di syarikat baru dibenarkan solat hanya dalam masa 5 minit sahaja.

Kini saya dah pandai mengatakan cukup. Cukuplah sebanyak ini yang Allah beri. Sekiranya diberi lebih, Alhamdulillah. Sekiranya semakin kurang, semoga Allah perkuatkan iman saya menghadapi dugaan mendatang. Yang penting bagi saya, apa yang saya perolehi ini halal dan diberkati. Pesan Nabi saw kepada Saiyidina Ali ra supaya jangan mengira2 rezeki untuk hari esok kerana Allah menurunkan rezeki pada tiap2 hari . Ini benar2 terkesan dalam hati saya.

Tapi bukan bererti kita tak boleh mengejar yang lebih baik. Kejarlah dunia seperti akan hidup 1000 tahun lagi. Tapi dunia itu ibarat bayang2. Makin dikejar makin ia lari. Kejarlah akhirat seperti akan mati esok hari. Kerana akhirat itu umpama matahari. Makin kita kejar akhirat (matahari), dunia (bayang2) akan mengejar kita. Rezeki itu hak Allah maka bermohonlah kepada Yang Memiliki rezeki itu. Kerana tiada rezeki untuk kita tanpa ada izin dariNya.

Terjadi kepada kenalan saya. Dengan gaji RM1000 sebulan, nak bayar ansuran rumah, nak isi minyak motor yang makin naik, duit lampin anak, duit makan, tinggal pula di JB, memang tak cukup. Sering dia mengeluh. Di tempat kerjanya pula dah lama hadkan OT. Kesian dia. Selalu dia cakap dia nak cari kerja lain. Dah banyak dia apply tapi tak dapat2 sebab tiada kelulusan dan umur pun dah makin lanjut.

Atau setidak2nya dapat banyak OT. Saya katakan padanya, besar periuk besarlah kerak. Sekarang dia pakai motor. Kalau gaji besar lagi, mungkin dia pakai kereta. Besar mana pun tetap tak cukup. Tapi... Masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Akhirnya Allah tunaikan permintaannya. Tiba2 dia dapat banyak sangat OT. Hari2 balik rumah sampai tengah malam. Langsung tak rehat. Main dengan anak pun 2 -3 minit masa pagi sebelum ke tempat kerja.

Bila jumpa, dia cakap dah penat. Tak larat nak OT. Saya ketawakan dia. Bukankah ini yang dia minta? Ya, katanya. Tapi dia dah tak larat. Hari Ahad je dia dapat rehat. Bila nak main2 dengan anak? Kesian anaknya. Ke masjid pun hari Jumaat saja sekarang ni... Saya katakan padanya, kita tak boleh dapat segala2nya. Dia nak duit, Allah bagi duit. Tapi dia hilang kehidupan dan masa dengan anaknya. Itu adalah permintaannya. Bersyukurlah Allah telah menunaikan.. -.

Kalau nak dikongsi, terlalu banyak rasanya apa yang saya lalui. Saya pasti, saudara2 semua juga ada lalui perkara yang sama. Di sini, bukan niat saya nak mengajar. Bukan juga nak menunjuk pandai. Saya hanya mengajak saudara2 sekalian terutamanya diri saya sendiri untuk berfikir. Apa yang kita buru? Apa yang kita cari? Apa yang kita dapat? Berapa kali pernah kita bersyukur dan berapa kali pernah kita katakan cukup?

Cukup atau tidak apa yang kita ada, bergantung kepada cukup atau tidak kita bersyukur ke hadrat Allah. Juga bergantung cukup atau tidak kita tambat nafsu kita. Yang penting tiap kali selepas solat, berdoalah pohonkan Allah berikan yang terbaik buat kita. Nabi saw pernah memberitahu, orang yang tidak berdoa selepas solat adalah orang yang sombong. Dalam hadith yang lain, Baginda saw berkata orang yang sombong adalah syirik kerana hanya Allah yang layak untuk bersifat sombong.
Wallahu'alam. -..

Ya Allah! Ampunkanlah kami ya Allah. Selama ini kami leka. Selama ini kami lalai dalam mengejar nikmat dunia hingga kami lupa janji nikmat syurga Mu. Cukupkanlah kami dengan apa yang Kau beri. Dan jadikanlah kami insan yang tahu bersyukur. Amin... Ya Rabbal 'Alamin...

Akhir kata, berlajarlah untuk berkata CUKUP....ALHAMDULIL -LAH ......"

An overview of the new post editor

An overview of the new post editor

How can I make my blog load faster?

How can I make my blog load faster?

kenangan kak lang

kenangan kak lang